Minggu, 08 November 2015

The Mahuzes (MIFEE & Cerita Getir Perampasan Tanah Ulayat)

________________________________________________________________________________
Seperti yang saya janjikan di postingan sebelumnya yakni Papua di Mata Jogja, saya akan membuat ulasan film dokumenter The Mahuzes. Jika kamu baca Papua di Mata Jogja, mulanya saya mengira akan ada akan diskusi dan pemutaran film Raja Ampat dalam acara bertajuk #CorakTanahPapua, tapi ternyata tidak. Film yang diputar justru berjudul The Mahuzes. Pada awalnya saya agak sedikit kecewa. Saya datang meluangkan waktu dari  jam 19.30 WIB ke Fisipol UGM untuk menyaksikan film Raja Ampat. Bukan The Mahuzes.

Tapi saya salah kira, justru dari The Mahuzes ini saya belajar banyak hal. Saya belajar bagaimana menjadi seorang Indonesia yang mencintai bumi pertiwi. Saya belajar menghargai keragaman. Saya belajar memahami sebuah budaya, karena di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. 

Dari film dokumenter ini pula saya menyaksikan sebuah kisah pilu, sebuah ironi yang melanda Bumi Cendrawasih. Cerita getir bagaimana Suku Malind bermarga Mahuze memperjuangkan tanah ulayat dari investasi kelapa sawit dan MIFEE Project yang menjadikan Merauke sebagai lumbung pangan dan ketahanan energi nasional. Saya tak menyesal hadir di sana, sebab pada malam itu saya mendapat sebuah insight yang begitu berharga. 
________________________________________________________________________________
The Mahuze 
(Cerita Getir Perampasan Tanah Ulayat)

Suku Malind tinggal di pelosok Merauke. Merauke adalah kabupaten yang letaknya di wilayah paling timur Indonesia. Luas tanah Merauke sekitar 4,7 juta hektare dan 95.3% adalah hutan. Di Merauke terdapat beragam jenis suku, salah satunya Suku Malind. Suku Malind pun memiliki beragam marga. Mahuze adalah salah satunya. 

Seperti halnya suku-suku Papua lainnya yang tinggal di pedalaman dan pegunungan, masyarakat Suku Malind adalah kaum pemburu dan peramu. Mereka tidak terbiasa dengan kegiatan bercocok tanam dan beternak. Bagi mereka hutan adalah rahim ibu yang memberikan kehidupan. Dari hutan mereka bisa langsung memperoleh makanan dengan berburu binatang dan memangkur (memanen) sagu. Sebab alam menyediakan segalanya secara gratis. 

Namun, semua itu berubah sejak dicanangkannya MIFEE (Merauke Integrated Food and Energy Estate. Proyek MIFEE mendatangkan investor-investor asing tentunya. Dalam film dokumenter tersebut, Presiden Jokowi mengeluarkan sebuah pernyataan yang cukup mencengangkan. Merauke akan menjadi lumbung pangan dan energi nasional. Maka dari itu perlu penyediaan lahan sekitar 1,2 juta hektare yang digarap dalam kurun waktu 3 tahun untuk merealisasikan hal tersebut. Ini mimpi atau ilusi?
Hutan di Merauke yang dibuldozer dengan alat berat.
Sumber : Fanspage Ekspedisi Indonesia Biru
Perlu kita ketahui bahwasanya makanan khas Papua adalah sagu. Titik. Demikian pula suku Malind dan suku-suku lainnya di Papua. Sagu adalah makanan pokok. Seperti halnya kita makan nasi. Proyek MIFEE ini seakan-akan membunuh masyarakat Papua secara tidak langsung. Dengan ditebang hutan-hutan yang kemudian diubah menjadi lahan produktif untuk pertanian padi dan kelapa sawit menjadikan Suku Malind di Merauke kehilangan tumpuan utamanya, lahan sagu. Selain itu, mereka juga kebingungan jika generasi selanjutnya hendak membangun rumah. Sebab kayu-kayu dari tanah mereka yang seharusnya digunakan untuk membangun rumah telah diratakan dengan tanah oleh perusahaan. 

Bagi hasil antara Suku Malind (pemilik tanah) dengan perusahaan kelapa sawit (pengelola) dinilai tidak adil. Perusahaan menggunakan skema 80 : 20. Delapan puluh persen keuntungan diserahkan kepada perusahaan. Sisanya untuk pemilik tanah. Terkadang perusahaan tidak menunaikan kewajibannya dengan baik. Perusahaan melanggar kesepakan yang telah dibuat dan hukum adat setempat . Perusahaan memperluas lahan kelapa sawit melebihi patok-patok yang menjadi batas tanah ulayat yang dianggap sakral oleh Suku Malind. Suku Malind menjadi terasing dan terusir di negerinya. Bukan hanya itu, tingkat melek huruf, pendidikan, sumber daya manusia yang masih terbatas di kalangan Suku Malind membuat sebagian dari mereka mau bekerja sebagai buruh sawit di perusahaan tersebut.
Rusaknya hutan ulayat karena proyek MIFEE
Sumber : Fanspage Ekspedisi Indonesia Biru
Belajar dari hal tersebut, masyarakat dari Marga Mahuze melakukan upaya penolakan masuknya perusahaan kelapa sawit di wilayah mereka. Sebab, Marga Mahuze menyaksikan sendiri dusun tetangga telah kehilangan tanah mereka. Tak hanya kehilangan tanah, dusun tetangga juga kesulitan mencari sumber pangan. Tak ada lagi sagu untuk dipangkur (dipanen).

"Dulu Kali Bian airnya bisa diminum. Airnya bersih sebelum adanya perusahaan. Tapi dengan adanya perusahaan, kami tidak bisa lagi mimun. Untuk minum kami harus pergi beli air atau masak air dari sumur." Ujar salah satu Marga Mahuze ketika ditanya kondisi air di Sungai Bian. Kondisi Sungai Bian telah tercemar oleh limbah perusahaan.

Keadaan itu diamini oleh Darius Nenob Mahuze,"Kami sekarang tidak bisa melihat ikan di bawah permukaan air." Sungguh ironis.

Konflik di sini bermula ketika salah satu sesepuh Marga Mahuze menerima 'amplop' dari perusahaan. Sejak saat itu perusahaan datang dengan mengerahkan buldozernya. Hutan ulayat  hendak diratakan dengan tanah. Pada tanggal 21 Juni 2015, para marga mengadakan Rapat Mahuze Besar untuk bermusyawarah mengenai hal tersebut. Menjelang tengah malam situasi semakin memanas. Namun akhirnya disepakati bahwasanya tanah ulayat Marga Mahuze tidak boleh dijual kepada perusahaan kelapa sawit. Apapun yang terjadi.

Cerita lebih detailnya bisa kamu saksikan sendiri di video berdurasi 1 jam 25 menit berikut ini (full movie). Film ini dibuat oleh tim Ekpedisi Indonesia biru yang beranggotakan seorang jurnalis foto (Ucok Suparta) dan videografer (Dandhy D. Laksono). Pengambilan gambar dari atas udara begitu menakjubkan. Gambar dan video tersebut direkam via drone (robot terbang yang dilengkapi kamera beresolusi tinggi). Kamu bisa menyaksikan keindahan alam Merauke dan perjuangan panjang Marga Mahuze melalui film ini.
_______________________________________________________________________________
Sekilas Tentang MIFEE 

Proyek MIFEE (Merauke Integrated Food and Energi Estate) berbasis agroindustri tersebut digagas di era Presiden SBY pada tahun 2010, kemudian tongkat estafetnya dilanjutkan oleh Presiden Jokowi. Pada awalnya proyek ini bernama MIRE (Merauke Integrated Rice Estate) dan diinisiasi oleh Bupati Merauke John Gulba Gebze pada tahun 2007. Merauke dipilih sebagai grand design MIFEE tak lain karena banyak lahan basah dan potensial yang luas dan subur di sana. Apalagi setelah pemekaran wilayah pada tahun 2002. Luas lahan basah dan potensial tersebut mencapai 4,5 juta hektare. Proyek ini disusun guna mengantisipasi terjadinya krisis ekonomi dan juga menciptakan ketahanan pangan dan energi nasional.
Seorang warga dari Dusun Zanegi, Distrik Animba, Merauke menatap nanar hutan
tempat dia mencari sumber pangan dan sandang yang telah rata dengan tanah.
Sumber : Reddplus. go.id
Namun tak berapa lama berselang, proyek ini menuai kritik dan reaksi tajam dari berbagai kalangan. Mereka yang melontarkan sorotan tajam tersebut tak lain adalah orang-orang LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dan NGO (Non Governmental Organization), pejabat pemerintah setempat, media, suku-suku asli Merauke dan sebagainya. Proyek MIFEE ini justru lebih banyak menciptakan kerugian materi dan nonmateri bagi Pribumi Papua.

Banyak hak-hak pribumi Papua yang tercerabut. Para pribumi Papua akan mengalami kendala dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan sandang. Seperti sudah saya jelaskan di bagian sebelumnya, bahwa pribumi Papua adalah kaum pemburu dan peramu. Mereka tidak terbiasa dengan kegiatan bercocok tanam, bertani dan berdagang. Mereka murni mengandalkan hasil hutan. Konflik perebutan tanah adat atau tanah ulayat dimulai dari sini. Para investor dan pengusaha berdatangan mendirikan perusahaan dan industri setelah mengantongi izin hak guna hutan dari dinas terkait.

Dampak negatif lainnya adalah pencemaran air. Selain membabat habis hutan dan menghilangkan sumber pangan dan sandang pribumi Papua, air sungai menjadi terkontaminasi oleh limbah. Tidak hanya limbah kelapa sawit, tetapi juga limbah kayu serpih. Pribumi Papua kesulitan mencari air bersih dan ikan-ikan di sungai. Sepertinya perusahaan lepas tangan dan tutup mata terhadap hal tersebut.

Hiks. Sedih.

Sobat blogger, tulisan ini saya buat agar menjadi renungan dan pelajaran bagi kita semua.

Yogyakarta, 9 November 2015
_________________________________________________________________________
Sumber referensi :
1. Ekspedisi Indonesia Biru 
2. Catatan pribadi saat Talkshow #CorakTanahPapua
3. MIFEE, Tongkat Estafet Lumbung Pangan SBY ke Jokowi 
4. Belum Ada Masyarakat yang Bisa Hidup Dari MIFEE 
5. MIFEE dan Mimpi Swasembada Pangan
6. MIFEE di Merauke Adalah Genosida

33 komentar:

  1. Baca tulisanmu menambah kekagumanku sama adat n budaya indonesia
    Tp miris eh...hutan2 yg jadi zamrud katulistiwa perlahan2 dibabat gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Mbak Gustyanita, justru dari itu saya mengabarkan berita ini. Kasus ini kenapa kurang mendapatkan perhatian pemerintah. Saya berharap ada solusi dari masalah yg dihadapi para pribumi Papua yang tinggal di Merauke :)

      Hapus
  2. Saya jadi penasaran sama film dokumenternya, Mba. Nanti kalau sudah on pc aku lihat, ah. Sekrang save dulu. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak Elisa ditonton aja, bagus kok. Menambah wawasan dan pemahamam akan apa yang terjadi di Merauke sana. Enggak rugi sama sekali Mbak Elisa nonton film The Mahuze :)

      Hapus
  3. aku udah nonton mbak, bagus banget emang videonya. Bener-bener ngebuka mata kita tentang sisi gelap dari papua yang nggak kita tau. Ntah gimana nasib pribumi papua nanti :(((

    BalasHapus
  4. Aaaah kangen suasana Fisipol UGM. Nyesel dulu nggak serius kuliah, main mulu. Btw masalah di Papua ada kemiripan dg Riau. Di Riau aku malah sudah diajak lihat langsung ke hutan2nya. Sedih. Meskipun skrg sdh balik ke Jawa, kalau ada apapun isu ttg Riau, misalnya kabut asap kemarin, refleks saja ikut teriak2 meski cuma di socmed. Merasa ada kewajiban moral saja. Kalau tidak kita bantu suarakan, siapa yg tau bagaimana rusaknya alam Papua & Riau?

    BalasHapus
  5. Aku baca ini jadi baper bangeet!! Sumpita.. masalahnya kisahnya kami warga papua mirip dengan di daerahku, kalimantan.. hutan hutan di tebang dan diganti perkebunan kelapa sawit. Mereka nyewa tanah juga seenaknya sendiri kadang malah gak dibayar.. Terus masyarakat sekitar menerima dampaknya yang keji banget menurut aku.. gimana gak keji? Air bersih langka, kita beli per drum 80ribu dan air sungai yang dulu banyak ikan sekarang miris.. ya Allah.. cuma bisa ngadu sama Tuhan..

    BalasHapus
  6. Aih sedih -_-

    Ini seperti kita yang blogger dipaksa meninggalkan aktivitas ngeblog, disuruh jadi penyanyi. Lalu lahan kita ditanami gandum yang bukan makanan pokok kita :(

    BalasHapus
  7. saya sering gumun sama kita sendiri. apa salahnya makan singkong? sagu? apa semua kudu makan nasi? apa kl ga nasi brarti ga maju?

    heran, seribu heran. bukankah Alloh sudah kasih itu alam dg potensi masing-masing?

    BalasHapus
  8. sediiihhh saya bacanya. Kenapa sih pembangunan seringkali merubah kebiasaan hidup manusia? Setuju banget. Masyarakat Papua itu makanan pokoknya sagu. Kenapa harus diubah menjadi nasi? Gagal paham :(

    BalasHapus
  9. lama-lama bakal habis hutan di Indonesia -_-

    BalasHapus
  10. semakin minim saja hutan kita, entah apa jadinya nanti masa depan anak cucu kita
    kasian warga asli disana, semakin sengsara dengan hilangnya sumber daya alam yang biasa mereka nikmati

    BalasHapus
  11. Suka sama tulisan si mbak yang lengkap, saya kemarin juga baca sekilas tentang ini. Dan dengan baca tulisan mbak jadi lebih lengkap lagi.
    Hem, kalau kayak gini, bencana bisa jadi hal yang biasa di Indonesia. hutan semakin menipis.Kasihan generasi penerus kita nantinya, bisa-bisa tidak bisa melihat berbagai macam flora dan fauna di Indonesia

    BalasHapus
  12. Duh sedih banget ya liat hutan gundul gitu.. Miris saama pemerintah yang sampai begini. Seperti kata sebuah quotes " Ketika air sudah tidak ada lagi, tidak ada yang tersisa, barulah kita sadar kalau uang tidak bisa kita makan " Semoga segera ada solusi untuk saudara-sadudara kita disana ..

    BalasHapus
  13. ya ampun habis gitu pohonnya :{

    BalasHapus
  14. Miris banget emang ngeliat hutan2 Indonesia yg udah dibabat habis, makin panas aja deh Indonesia skrg :(

    BalasHapus
  15. wah, artikelnya mbaka Arinta berat, tapi menyentuh, hehehe....saya sudah lama tak ngomongin soal proyek MIFEE, dan tak tau spt apa perkembangannya, rupanya banayk diprotes toh, dan diulas disini, jadi tambah mudeng...... :))

    BalasHapus
  16. Jujur malah saya gak tahu proyek yg namanya MIFEE ini...
    Tapi memang sih ya, pohonnya ditebang dibabat habis gitu malah membunuh sumber pangan mereka...Ya, mudah2an saja segera ada solusi terbaiknya ya. Amin...

    BalasHapus
  17. Kalo liat kondisi hutan kita yang seperti itu, rasanya pengen deh tandatangan petisi untuk memenjarakan para pelakunya....Seenaknya saja mereka merampas hak makhluk2 yang tinggal di hutan dan hak orang2 yang hidup dari hutan. Aarrggghhh....

    BalasHapus
  18. Wah ini gimana coba kalau sudah begini...
    semakin parah aja kondisi hutan di Indonesia..
    sedih mbak lihatnya :-(

    BalasHapus
  19. nyesek sekaligus kesel ih bacanya... ntar mlm nonton ah...

    BalasHapus
  20. bagus banget videonya tapi miris lihatnya kalau kaya gitu keadaanya. Sedihh

    BalasHapus
  21. Salut dengan yg bikin dokumenter. Pas nglihat filmnya aku jadi merinding dan sedih sekali. Cukup kecewa dengan keputusan pemerintah yg lalai berbicara terlebih dahulu dengan masyarakat terutama tetua-tetua adat di sana. Alangkah baik kemajuan teknologi disesuaikan dengan kondisi alamnya. Bukan serta merta mengkultuskan keputusan A di lahan Z. Tidak semua cocok dengan hal tersebut. Perubahan memang penting, tapi jangan sakiti alam. Kita berhutang banyak pada alam. Thanks sudah membuat review film ini ya, Arin. Semoga kita bisa bertemu dan berkolaborasi.

    BalasHapus
  22. halo arin, saya wita dari komunikasi ugm. saya sedang mencari subyek penelitian untuk skripsi saya yang pernah menonton film the mahuzes, jika berkenan apakah saya boleh mewawancarai anda ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh kak, silahkan Add FB saya Arinta Setia Sari buat komunikasi lebih lanjut :)
      Terima kasih.

      Hapus
  23. Salam pembuka
    Saya ingin menginformasikan kepada masyarakat umum bahwa saya, Nyonya Helen Wilson, pemberi pinjaman pinjaman swasta yang meminjamkan kesempatan waktu hidup. Apakah Anda perlu pinjaman mendesak untuk melunasi utang Anda, atau Anda membutuhkan pinjaman untuk meningkatkan bisnis Anda? Anda telah ditolak oleh bank dan lembaga keuangan lainnya? Apakah Anda membutuhkan pinjaman konsolidasi atau hipotek? mencari lebih karena kita berada di sini untuk membuat semua masalah keuangan Anda sesuatu dari masa lalu. pinjaman untuk individu yang membutuhkan bantuan keuangan, yang memiliki kredit buruk atau membutuhkan uang untuk membayar tagihan, untuk berinvestasi dalam bisnis pada tingkat 2%. Saya ingin menggunakan media ini untuk memberitahu Anda bahwa kami memberikan bantuan handal dan penerima dan akan bersedia untuk menawarkan pinjaman. Jadi hubungi kami hari ini via email di:
    (helenwilson719@gmail.com) Jadi, jika Anda ingin mendapatkan pinjaman dari perusahaan saya Anda dapat menghubungi kami hari ini.

    Jumlah maksimum yang meminjamkan adalah 600,000,000.00 berikut ini
    Mata uang: Dollar Amerika Serikat, Euro dan Great British Pound
    Terima kasih

    BalasHapus
  24. Halo,
    Saya Nurliana Novi Saya ingin membagikan karya bagus Tuhan dalam hidup saya kepada orang-orang saya yang mencari pinjaman di Asia dan bagian lain dari kata tersebut, karena ekonomi itu buruk di beberapa negara.
     Saat ini saya tinggal di jakarta disini di indonesia. Saya seorang Janda dengan empat anak dan saya terjebak dalam situasi keuangan pada bulan Juli 2016 dan saya perlu membiayai kembali dan membayar tagihan saya.
    Saya adalah korban penipuan pemberi kredit 4-kredit, saya kehilangan banyak uang karena saya mencari pinjaman dari perusahaan mereka. Saya hampir mati dalam proses karena saya ditangkap oleh orang-orang dari hutang saya sendiri, sebelum saya dibebaskan dari penjara dan teman-teman saya menjelaskan situasi saya dan kemudian mengenalkan saya ke perusahaan pinjaman yang dipercaya oleh ELINA JOHNSON LOAN FIRM.
    Bagi orang-orang yang mencari pinjaman? Jadi Anda harus sangat berhati-hati karena banyak perusahaan pinjaman di internet penipuan di sini, tapi mereka masih sangat nyata di perusahaan pinjaman palsu.
     Saya mendapat pinjaman dari ELINA JOHNSON LOAN FIRM Rp500.000.000 dengan sangat mudah dalam waktu 24 jam setelah saya melamar, jadi saya memutuskan untuk membagikan karya bagus Tuhan melalui ELINA JOHNSON LOAN FIRM dalam kehidupan keluarga saya. Saya mohon saran anda jika anda membutuhkan pinjaman silahkan hubungi ELINA JOHNSON LOAN FIRM. Hubungi mereka melalui email:. (Elinajohnson22@gmail.com)
    Anda juga dapat menghubungi saya melalui email saya di (nurliananovi96@gmail.com) jika Anda merasa sulit atau menginginkan prosedur untuk mendapatkan pinjaman.

    BalasHapus
  25. Saya ingin semua orang membaca pesan ini dengan saksama. Saya sangat senang untuk membuat kesaksian tentang bagaimana saya mendapatkan pinjaman saya dengan kreditur kreditur legit, saya telah menderita di tangan kreditor internet palsu di situs-situs tertentu, saya telah mengajukan beberapa perusahaan pinjaman di sini dan yang mereka lakukan hanyalah meminta saya untuk Pembayaran dan setelah pembayaran, saya tidak akan mendapatkan pinjaman dari mereka, mereka adalah orang-orang palsu dari Inggris dan bahkan India. Saya merasa sakit karena hutang saya, dan saya membayar pembayaran lain untuk mendapatkan pinjaman agar bisa menghasilkan hutang yang lebih besar. Saya senang ketika teman saya mengatakan kepada saya bahwa dia mendapat pinjaman dari internet, dialah yang memberi tahu saya tentang Nicole Morgan dari NICOLE MORGAN LOAN FIRM, dan saya mengajukan pinjaman sebesar 800 juta, saya mengikuti semua prosedur, Saya pikir saya tidak akan mendapatkan pinjaman, tapi saya sangat senang saat pinjaman saya disetujui dan dikirim langsung ke rekening bank saya dalam waktu 2 hari setelah mendaftar. Saya telah membayar semua hutang saya sekarang dan stabil secara finansial saat saya menulis pesan ini. Jadi jika ada di antara Anda yang mengajukan permohonan pinjaman, Anda harus menghubungi Nicole Morgan di emailnya, mereka adalah satu-satunya pemberi pinjaman pinjaman nyata, yang lain salah. Ikuti saja semua prosedur di Nicole Morgan dan saya jamin Anda akan mendapatkan pinjamannya, jadilah bijak sehingga Anda tidak akan kehilangan uang seperti saya, hubungi ibu Nicole Morgan jika Anda benar-benar membutuhkan pinjaman nicolemorganloan@gmail.com
    Hubungi saya juga supaya saya bisa memberikan informasi lebih lanjut dan penjaga hadijaboften2@gmail.com
    Terima kasih.

    BalasHapus
  26. Nama saya Lady Rhoda Eny seorang guru sekolah di malaysia berkahwin tetapi suami saya meninggal dunia dalam kemalangan kereta, Saya ditinggalkan dengan tiga kanak-kanak kepada diri saya sendiri untuk melatih, pada 9 Okt 2016 anak saya akhirnya keluar dengan kawan-kawannya untuk pakej hiburan ( Subang Jaya) dalam 3, Jalan PJS 11/11, Bandar Sunway, 47500 Petaling Jaya, Selangor, Malaysia, malangnya brek gagal dan mengalami kemalangan yang teruk yang hampir kos mereka kehidupan mereka, tetapi Allah masih disimpan tetapi anak-anak saya mempunyai kecederaan dan doktor RM20 permintaan. 000 Saya tidak mempunyai, jadi saya memutuskan untuk mencari pinjaman mana-mana tetapi ia tidak berjaya, dan anak saya akan mati, jadi saya mula berdoa kepada Allah untuk membantu saya kerana saya tidak mempunyai satu, I 'ma janda yang tidak membantu dengan pinjaman, saya juga cuba bank tetapi mereka mendakwa collecterial saya sekali lagi, jadi saya pergi melalui internet di mana saya boleh mendapatkan pinjaman, saya berpendapat bahawa saksi pinjaman dipanggil Lady Jane (ladyjanealice@gmail.com) jadi saya melalui e-mel beliau dan dia memberitahu saya saya perlu hubungi En Dangote melalui e-mel (dangoteloangroupdepartment@gmail.com) jadi saya lakukan.

    i telah diminta untuk mengisi borang dan mengemukakan kad ID saya untuk pengesahan, dan kemudian dihantar pulang ke e-mel yang lengkap dan ditandatangani dokumen dan di tengah-tengah malam saya menyemak akaun bank saya, saya terkejut berapa banyak saya untuk permohonan pinjaman itu telah dipindahkan ke akaun bank saya gembira, saya berdoa kepada Tuhan untuk pertolongan dan dia menghantar Mr. syarikat pinjaman. bantuan mr Dangote, anak saya adalah baik dan sihat, terima kasih kepada Jane dan Encik Dangote, hubungi saya melalui e-mel untuk maklumat lanjut dan membuktikan ladyrhodaeny@gmail.com.

    BalasHapus
  27. KABAR BAIK!!!

    Nama saya Aris Mia, saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati, karena ada penipuan di mana-mana, mereka akan mengirim dokumen perjanjian palsu untuk Anda dan mereka akan mengatakan tidak ada pembayaran dimuka, tetapi mereka adalah orang-orang iseng, karena mereka kemudian akan meminta untuk pembayaran biaya lisensi dan biaya transfer, sehingga hati-hati dari mereka penipuan Perusahaan Pinjaman.

    Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial dan putus asa, saya telah tertipu oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai Tuhan digunakan teman saya yang merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Ibu Cynthia, yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan dari Rp800,000,000 (800 juta) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres dan tingkat bunga hanya 2%.

    Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya diterapkan, telah dikirim langsung ke rekening bank saya tanpa penundaan.

    Karena saya berjanji bahwa saya akan membagikan kabar baik, sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman apapun, silahkan menghubungi dia melalui email nyata: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com dan oleh kasih karunia Allah ia tidak akan pernah mengecewakan Anda dalam mendapatkan pinjaman jika Anda menuruti perintahnya.

    Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: ladymia383@gmail.com dan Sety yang memperkenalkan dan bercerita tentang Ibu Cynthia, dia juga mendapat pinjaman baru dari Ibu Cynthia, Anda juga dapat menghubungi dia melalui email-nya: arissetymin@gmail.com sekarang, semua akan saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman saya bahwa saya kirim langsung ke rekening mereka bulanan.

    Sebuah kata yang cukup untuk bijaksana.KABAR BAIK!!!

    Nama saya Aris Mia, saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati, karena ada penipuan di mana-mana, mereka akan mengirim dokumen perjanjian palsu untuk Anda dan mereka akan mengatakan tidak ada pembayaran dimuka, tetapi mereka adalah orang-orang iseng, karena mereka kemudian akan meminta untuk pembayaran biaya lisensi dan biaya transfer, sehingga hati-hati dari mereka penipuan Perusahaan Pinjaman.

    Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial dan putus asa, saya telah tertipu oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai Tuhan digunakan teman saya yang merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Ibu Cynthia, yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan dari Rp800,000,000 (800 juta) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres dan tingkat bunga hanya 2%.

    Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya diterapkan, telah dikirim langsung ke rekening bank saya tanpa penundaan.

    Karena saya berjanji bahwa saya akan membagikan kabar baik, sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman apapun, silahkan menghubungi dia melalui email nyata: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com dan oleh kasih karunia Allah ia tidak akan pernah mengecewakan Anda dalam mendapatkan pinjaman jika Anda menuruti perintahnya.

    Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: ladymia383@gmail.com dan Sety yang memperkenalkan dan bercerita tentang Ibu Cynthia, dia juga mendapat pinjaman baru dari Ibu Cynthia, Anda juga dapat menghubungi dia melalui email-nya: arissetymin@gmail.com sekarang, semua akan saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman saya bahwa saya kirim langsung ke rekening mereka bulanan.

    Sebuah kata yang cukup untuk bijaksana.

    BalasHapus
  28. Apakah Anda mencari pinjaman pinjaman asli? Anda berada di tempat yang tepat untuk solusi pinjaman Anda di sini! Pemberi pinjaman pinjaman pribadi yang memberikan kesempatan hidup pinjaman. Apakah Anda memerlukan pinjaman konsolidasi atau hipotek? Tidak terlihat lagi karena kita di sini untuk membuat semua masalah keuangan Anda menjadi sesuatu dari masa lalu. Pinjaman kami kepada individu yang membutuhkan bantuan keuangan, yang memiliki kredit buruk atau membutuhkan uang untuk membayar tagihan, untuk berinvestasi dalam bisnis dengan tarif 2%. Saya ingin menggunakan media ini untuk memberi tahu Anda bahwa kami memberikan bantuan dan penerima yang andal dan bersedia menawarkan pinjaman. Jadi hubungi kami hari ini via email di:
    Silahkan hubungi kami melalui e-mail via patriciajames205@gmail.com. Jadi jika Anda ingin mendapatkan pinjaman dari perusahaan saya, Anda bisa menghubungi kami hari ini.
    Terima kasih

    Nyonya Patricia James

    BalasHapus
  29. Saya ingin semua orang membaca pesan ini dengan saksama. Saya sangat senang untuk membuat kesaksian tentang bagaimana saya mendapatkan pinjaman saya dengan kreditur kreditur legit, saya telah menderita di tangan kreditor internet palsu di situs-situs tertentu, saya telah mengajukan beberapa perusahaan pinjaman di sini dan yang mereka lakukan hanyalah meminta saya untuk Pembayaran dan setelah pembayaran, saya tidak akan mendapatkan pinjaman dari mereka, mereka adalah orang-orang palsu dari Inggris dan bahkan India. Saya merasa sakit karena hutang saya, dan saya membayar pembayaran lain untuk mendapatkan pinjaman agar bisa menghasilkan hutang yang lebih besar. Saya senang ketika teman saya mengatakan kepada saya bahwa dia mendapat pinjaman dari internet, dialah yang memberi tahu saya tentang Nicole Morgan dari NICOLE MORGAN LOAN FIRM, dan saya mengajukan pinjaman sebesar 800 juta, saya mengikuti semua prosedur, Saya pikir saya tidak akan mendapatkan pinjaman, tapi saya sangat senang saat pinjaman saya disetujui dan dikirim langsung ke rekening bank saya dalam waktu 2 hari setelah mendaftar. Saya telah membayar semua hutang saya sekarang dan stabil secara finansial saat saya menulis pesan ini. Jadi jika ada di antara Anda yang mengajukan permohonan pinjaman, Anda harus menghubungi Nicole Morgan di emailnya, mereka adalah satu-satunya pemberi pinjaman pinjaman nyata, yang lain salah. Ikuti saja semua prosedur di Nicole Morgan dan saya jamin Anda akan mendapatkan pinjamannya, jadilah bijak sehingga Anda tidak akan kehilangan uang seperti saya, hubungi ibu Nicole Morgan jika Anda benar-benar membutuhkan pinjaman nicolemorganloan@gmail.com
    Hubungi saya juga supaya saya bisa memberikan informasi lebih lanjut dan penjaga hadijaboften2@gmail.com
    Terima kasih.

    BalasHapus